772 Kendaraan Sumbu Tiga Ditindak, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Keselamatan Lalu Lintas⠀
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Polda Sumsel tetap mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca berakhirnya Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif setelah masa arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Pelaksanaan KRYD difokuskan pada upaya preventif dan preemtif, mulai dari patroli skala besar, pengawasan di pusat keramaian, kawasan permukiman, hingga lokasi wisata. Selain itu, kegiatan ini juga menyasar potensi gangguan seperti balap liar, premanisme, serta penyalahgunaan narkotika.
Dalam aspek lalu lintas, Polda Sumsel menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang melanggar ketentuan operasional berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB). Berdasarkan data operasi, tercatat sebanyak 772 kendaraan telah ditindak.
Rinciannya, sebanyak 559 kendaraan ditertibkan pada masa arus mudik dan 213 kendaraan pada arus balik. Penindakan dilakukan melalui pengandangan kendaraan guna mencegah kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, menjelaskan bahwa pengamanan tetap diprioritaskan pada jalur utama, khususnya jalur lintas timur dan tengah yang menjadi arteri pergerakan kendaraan.
Selain itu, patroli malam hari terus ditingkatkan dengan dukungan Tim Urai Kemacetan guna memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan di lapangan.


