Teddy Wifranto Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Kakaknya Datang Setelah Telepon Tak Diangkat

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Warga di Jalan Basuki Rahmat, Lorong Inras, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (4/10/2026) sore.
Pria tersebut diketahui bernama Teddy Wifranto (55). Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup di lantai kamar yang berada di lantai dua rumahnya.
Penemuan Teddy Wifranto bermula saat kakak kandung korban, Oejin (61), mencoba menghubungi adiknya melalui telepon pada Minggu.
Namun, panggilan tersebut tidak kunjung mendapat jawaban. Khawatir terjadi sesuatu, Oejin kemudian mendatangi rumah Teddy sekitar pukul 15.40 WIB.
Setibanya di lokasi, Oejin mendapati pagar dan pintu rumah dalam kondisi terkunci. Ia kemudian berusaha masuk dengan cara mendobrak pintu.
Setelah berhasil masuk, Oejin menuju bagian lantai dua rumah. Di sana, ia menemukan Teddy sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan tergeletak tertelungkup di lantai kamar.
Panik melihat kondisi adiknya, Oejin kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada ketua RT setempat, Gusman Firstian (58).
Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian. Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Eko Denni Saputra bersama personel piket Reskrim, Inafis dan SPKT Polsek Kemuning langsung mendatangi lokasi.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi.
“Benar, setelah kita mendapatkan informasi adanya temuan mayat seorang laki-laki di lantai dua rumahnya atas nama Teddy, kita langsung mendatangi TKP,” ujar Ipda Eko Denni Saputra, Senin (5/10/2026) pagi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga korban juga menyatakan tidak bersedia jenazah Teddy dilakukan visum. Hal tersebut disampaikan oleh Oejin yang merupakan kakak kandung korban.
Menurut keterangan keluarga kepada petugas, Teddy diketahui memiliki penyakit diabetes.
Dengan tidak ditemukannya tanda kekerasan dan adanya permintaan dari pihak keluarga, jenazah Teddy kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Peristiwa Teddy Wifranto ditemukan meninggal di rumahnya tersebut kini telah ditangani oleh pihak kepolisian untuk memastikan seluruh keterangan dan kondisi di lokasi kejadian.(DHO)








