PHE Ogan Komering dan PHE Raja Tempirai Raih Penghargaan IRBA Award 2026

OGAN KOMERING ULU, SRIWIJAYATERKINI.CO – Upaya pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dilakukan PHE Ogan Komering dan PHE Raja Tempirai mendapat apresiasi dalam ajang Indonesian Responsible Business Award (IRBA) 2026.
Dua unit kerja Pertamina yang berada dalam Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 tersebut berhasil meraih penghargaan melalui program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan di sekitar wilayah operasional.
PHE Ogan Komering meraih penghargaan Platinum melalui program Kompas Lestari atau Kelompok Masyarakat Pengelola Sampah Sinergi PHE Ogan Komering. Sementara itu, PHE Raja Tempirai memperoleh penghargaan Gold melalui program Eko Wisata Embung Desa.
Manager PHE Ogan Komering Field dan PHE Raja Tempirai Field, Heri Prayogo, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari kolaborasi perusahaan bersama masyarakat dalam menjalankan program yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Dua penghargaan pada IRBA Award 2026 menjadi buah dari upaya kami tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” kata Heri.
Salah satu program yang mengantarkan PHE Ogan Komering meraih penghargaan Platinum adalah Kompas Lestari yang dijalankan bersama masyarakat Desa Makartitama, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Program tersebut berfokus pada pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dengan memanfaatkan budidaya maggot.
PHE Ogan Komering bersama masyarakat membangun Rumah Pusat Studi Budidaya Maggot sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Melalui program tersebut, pengelolaan sampah diarahkan tidak hanya untuk mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sampah organik sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program Kompas Lestari sebelumnya juga telah memperoleh apresiasi melalui ajang IDX Channel Anugrah ESG 2024.
Sementara itu, penghargaan Gold yang diraih PHE Raja Tempirai berasal dari program Eko Wisata Embung Desa di Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Program tersebut mengusung konsep BENING, yakni Biointegrasi Ekowisata Nir-Limbah Inovasi Nyata dan Gemilang.
Melalui program ini, pengembangan potensi ekowisata desa dipadukan dengan pengelolaan lingkungan berbasis zero waste. Masyarakat dilibatkan dalam pengembangan kawasan sehingga keberadaan embung dapat memberikan manfaat dari sisi lingkungan maupun aktivitas sosial dan ekonomi desa.
Program Eko Wisata Embung Desa juga sebelumnya turut mendukung pencapaian PHE Raja Tempirai dalam penghargaan PROPER Hijau yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup.
Heri mengatakan, penghargaan yang diterima PHE Ogan Komering dan PHE Raja Tempirai akan menjadi dorongan untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasi.
“Ke depan, kami akan memperkuat kolaborasi dan mendorong program-program yang lebih adaptif terhadap tantangan lingkungan,” ujarnya.
PHE Ogan Komering dan PHE Raja Tempirai merupakan bagian dari PHR Zona 4, yang berada dalam Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra di bawah PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja, yakni Pertamina EP Prabumulih Field, Pertamina EP Limau Field, Pertamina EP Adera Field, Pertamina EP Pendopo Field, Pertamina EP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah operasi tersebut tersebar di Kota Prabumulih dan Palembang serta Kabupaten Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, PHR Zona 4 berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).(YL)








