Basarnas Gelar Siaga Khusus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Fokus Keselamatan Transportasi dan Wisata
“Kami telah menyiapkan personel, peralatan, serta selalu bersinergi dengan TNI/Polri, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta Potensi SAR untuk memastikan respons yang cepat dan efektif dalam setiap situasi darurat yang terjadi selama Natal dan Tahun Baru,” ujar Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Siaga SAR Khusus ini. Basarnas menekankan pentingnya koordinasi yang solid agar setiap kejadian dapat ditangani secara optimal, cepat, dan tepat sasaran demi meminimalkan risiko korban jiwa.
Sementara itu, di wilayah Sumatera Selatan, Kantor SAR Palembang selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Basarnas turut ambil bagian dengan mengerahkan sekitar 117 personel SAR. Ratusan personel tersebut disebar di sejumlah wilayah strategis di Provinsi Sumatera Selatan dan akan bergabung dalam posko-posko terpadu Nataru.
Selain bertugas di posko, personel SAR Palembang juga melakukan pemantauan secara mobile di berbagai titik vital, seperti pelabuhan, jalan tol, terminal, bandara, serta lokasi-lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat selama libur akhir tahun.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E, menegaskan bahwa seluruh personel diminta tetap mengedepankan sikap profesional dalam menjalankan tugas. Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Basarnas Pusat agar setiap operasi SAR berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
“Personel harus memastikan kesiapsiagaan, melakukan koordinasi keselamatan, serta aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Update informasi cuaca, mewaspadai daerah rawan bencana, menjaga profesionalisme, mematuhi prosedur Operasi SAR, dan yang paling utama adalah mengutamakan keselamatan dalam setiap penugasan,” tutup Raymond.
Dengan digelarnya Siaga Khusus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini, Basarnas berharap seluruh rangkaian kegiatan libur akhir tahun dapat berlangsung aman, tertib, dan minim risiko, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.


