Beri Motivasi Pelajar Sumsel di Harmonisasi Ramadan, Gubernur Herman Deru Ajak Berlomba dalam Kebaikan
Herman Deru pun berbagi pengalaman pribadinya saat masih bersekolah.
“Saya sendiri tidak pernah juara kelas dari SD hingga SMA, tetapi juga tidak pernah tidak naik kelas. Saya mungkin tidak memiliki kecerdasan akademik yang menonjol, namun bisa jadi karena memiliki investasi kebaikan, seperti selalu menghormati orang tua, terutama ibu saya. Mungkin melalui celah inilah Allah memberikan jalan hingga saya bisa menjadi bupati dan gubernur,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ratu Tenny Leriva mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para pelajar SMA/SMK/SLB Sumsel. Menurutnya, generasi muda merupakan masa depan bangsa Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa sekitar 20 tahun mendatang, tepatnya pada 2045, Indonesia akan memasuki era Indonesia Emas, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dan menjadi penggerak pembangunan bangsa.
“Kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Saya yakin kalian bisa memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada. Gunakan teknologi dengan baik, karena teknologi bisa menjadi teman kita jika dimanfaatkan secara positif,” katanya.
Ia juga mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri.
“Yang bertanggung jawab atas masa depan Indonesia adalah kita semua, termasuk kalian yang saat ini duduk di bangku sekolah. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.


