Bersama Sang Kekasih, Pelaku Begal Anggota Polda Sumsel Ditangkap dan Ditembak Polisi

Kasus ini bermula pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban, Aiptu JE yang merupakan personel Dokkes Polda Sumsel, saat itu tengah mencari penumpang sebagai pekerjaan tambahan sebagai ojek pangkalan di luar jam dinas.
Korban berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta untuk mencari penumpang yang turun dari bus luar kota. Tak lama kemudian, seorang pria dan perempuan menghampiri korban dan meminta diantar menuju kawasan Jalan Inspektur Marzuki.
Permintaan tersebut kemudian dipenuhi korban dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat miliknya.
Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi aksi kekerasan ketika mereka tiba di sekitar samping SDN 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I.
Kedua penumpang diduga secara tiba-tiba menyerang korban. Kepala JE dipukul menggunakan balok kayu, kemudian korban kembali diserang menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya empat luka tusuk pada bagian perut, lebam pada kedua pipi, luka robek di bawah mata dan bibir, serta luka akibat sabetan senjata tajam pada kedua tangan.
Dalam kondisi mengalami luka-luka, sepeda motor Honda Beat berwarna putih tahun 2019 dengan nomor polisi BG 6384 ACK milik korban kemudian dibawa kabur.
Peristiwa tersebut baru dilaporkan secara resmi oleh istri korban, EH (44), ke SPKT Polrestabes Palembang pada Minggu (9/8/2026) malam.
Dalam laporan tersebut, EH menerangkan bahwa suaminya menjalankan pekerjaan sebagai ojek pangkalan sebagai aktivitas tambahan di luar tugasnya sebagai anggota kepolisian.
Kini, ketiga orang yang telah diamankan masih menjalani pemeriksaan. Polisi terus mendalami rangkaian kejadian tersebut untuk memastikan peran masing-masing, termasuk keterlibatan Fery bersama kekasihnya dalam aksi perampasan tersebut, serta mengungkap kemungkinan adanya perkara lain yang berkaitan.(DHO)














