BPJS Kesehatan Gandeng Gojek, Pengemudi Kini Lebih Tenang Soal Jaminan Kesehatan
“Dengan adanya kerja sama ini, kami ingin memastikan tidak ada mitra Gojek yang belum mendapatkan perlindungan dasar kesehatan. Ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam menghadirkan keadilan...
“Dengan adanya kerja sama ini, kami ingin memastikan tidak ada mitra Gojek yang belum mendapatkan perlindungan dasar kesehatan. Ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam menghadirkan keadilan sosial,” katanya.
Dalam era digital, BPJS Kesehatan juga terus mengembangkan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN. David menyebutkan, Aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu inovasi utama yang memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses layanan kesehatan.
“Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengambil nomor antrean secara online, melakukan perubahan data, mencari fasilitas kesehatan terdekat, hingga melakukan skrining riwayat kesehatan. Bahkan saat mengakses layanan kesehatan, peserta cukup menunjukkan NIK tanpa perlu membawa berkas fotokopi, selama status kepesertaan aktif,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Operasional Gojek, Bambang Adi Wirawan, menegaskan bahwa kolaborasi dengan BPJS Kesehatan sejalan dengan misi perusahaan yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu mendengarkan, melindungi, dan menyelamatkan mitra.
Menurut Bambang, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memberikan rasa aman bagi pengemudi mitra Gojek dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kerja sama ini masuk ke aspek melindungi. Dengan kolaborasi bersama BPJS Kesehatan, kami dapat memberikan jaminan kesehatan kepada mitra terbaik kami agar mereka bisa bekerja dengan lebih tenang, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi kerja pengemudi yang harus menghadapi hujan, panas, serta berbagai risiko di jalan membuat aspek kesehatan menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, Gojek berkomitmen memberikan perlindungan tambahan bagi mitra dengan kinerja terbaik.
“Bagi Mitra Juara Gojek atau mitra dengan kinerja terbaik dan berstatus full time, iuran BPJS Kesehatan akan kami tanggung setiap bulan. Tujuannya agar mereka tidak khawatir terhadap biaya tak terduga saat sakit,” tutup Bambang.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat sistem perlindungan sosial nasional, khususnya bagi pekerja di sektor ekonomi digital.


