Cik Ujang Tutup Kejurnas Open Karate Piala Wagub Sumsel 2026, 1.500 Atlet Adu Kemampuan

Para peserta berasal dari tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Selain itu, kejuaraan juga diikuti perwakilan dari tiga provinsi tetangga, yakni Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah membuat ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan menghadapi karateka dari daerah lain.
Rudi menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar perolehan medali. Pembinaan atlet muda menjadi salah satu tujuan penting yang ingin dibangun melalui kompetisi tersebut.
“Target kami bukan hanya sekadar meraih medali hari ini, tetapi juga membina atlet-atlet pemuda agar memiliki fondasi yang kuat. Harapannya, saat melangkah ke Kejurnas mendatang, mereka sudah siap dan mampu menyumbangkan medali,” ungkap Rudi.
Berakhirnya Kejurnas Open Karate Piala Wagub Sumsel 2026 diharapkan tidak menghentikan proses pembinaan para atlet yang telah mengikuti kompetisi.
Pengalaman selama bertanding di Gelora Sriwijaya Palembang dapat menjadi modal bagi para karateka untuk melakukan evaluasi, meningkatkan kemampuan teknik, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi berikutnya.
Penutupan kejuaraan turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta pihak terkait lainnya.
Dengan melibatkan 1.500 peserta dari Sumsel dan sejumlah provinsi tetangga, Kejurnas Open Karate Piala Wagub Sumsel 2026 menjadi salah satu ajang yang mempertemukan para atlet karate sekaligus mendorong pembinaan olahraga beladiri di Sumatera Selatan.(YL)











