Danrindam II/Sriwijaya Hadiri Sidang Wankurad TA 2025 di Kodiklatad Bandung
Oleh karena itu, kurikulum pendidikan TNI AD harus senantiasa adaptif, berkarakter, dan relevan untuk menghadapi dinamika ancaman serta kompleksitas tugas yang semakin berkembang. Penekanan tersebut...
Oleh karena itu, kurikulum pendidikan TNI AD harus senantiasa adaptif, berkarakter, dan relevan untuk menghadapi dinamika ancaman serta kompleksitas tugas yang semakin berkembang.
Penekanan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dan masukan konstruktif dari seluruh unsur lembaga pendidikan. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, diharapkan lahir kebijakan pembinaan kurikulum yang unggul, responsif, dan aplikatif, sehingga mampu menjawab kebutuhan operasional satuan di lapangan.
Kehadiran Danrindam II/Sriwijaya Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma dalam Sidang Wankurad TA 2025 ini mencerminkan komitmen kuat TNI AD, khususnya di wilayah Kodam II/Sriwijaya, dalam menjamin mutu dan kualitas pendidikan prajurit. Kurikulum yang adaptif dan berkarakter diyakini mampu mencetak prajurit yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral, kedisiplinan, dan kesiapan mental yang tinggi.
Selaras dengan arahan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujung Darwis, M.D.A., yang disampaikan kepada para Danrindam serta seluruh Gadik dan Gapendik, ditegaskan bahwa upaya membentuk prajurit yang hebat dan tangguh membutuhkan pedoman pendidikan yang terstruktur dan komprehensif.
Pedoman tersebut harus mampu mengintegrasikan pembinaan fisik, mental, intelektual, serta moralitas secara menyeluruh.
Menurutnya, pendidikan militer tidak boleh hanya menghasilkan kemampuan parsial, tetapi harus membentuk pribadi prajurit yang utuh, siap menghadapi tugas, serta memiliki integritas dan loyalitas tinggi kepada bangsa dan negara.


