Dari Sekadar Tilawah Menuju Pemahaman dan Pengamalan, LPTQ Sumsel Harus ‘Naik Kelas’
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag RI, Mukhlis Muhammad Hanafi, memberikan tantangan besar bagi jajaran pengurus LPTQ Provinsi Sumatera Selatan yang baru dikukuhkan.
Pesan penting mengenai revitalisasi lembaga ini disampaikan Mukhlis dalam acara Haflah Tilawah Al Qur’an di Griya Agung, Palembang, Selasa (03/03/2026) malam.
Acara yang digelar setelah Salat Isya dan Tarawih berjamaah ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel Sunarto, Ketua Baznas Sumsel Darami, serta Ketua LPTQ Sumsel Ahmad Iskandar Zulkarnaen.
Hadir pula Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al Qur’an dan Hadist Kemenag RI Rijal Ahmad Rangkuti, jajaran Kepala Bidang Kanwil Kemenag Sumsel, serta Kakankemenag dari Kota Palembang, Ogan Ilir, dan Prabumulih.
Mukhlis Hanafi mengungkapkan bahwa salah satu tugas utama (PR) yang diberikan oleh Menteri Agama adalah melakukan revitalisasi LPTQ agar sesuai dengan namanya: Lembaga Pengembangan Tilawah yang juga berfokus pada peningkatan literasi Al-Qur’an secara menyeluruh.
Ia menyoroti bahwa regulasi yang menaungi LPTQ saat ini masih berbasis aturan tahun 1989 dan sedang dalam proses penguatan agar lebih adaptif.
Visi “Naik Kelas” dalam Berinteraksi dengan Al-Qur’an
Indonesia sudah lama diakui dunia sebagai kiblat dalam hal kualitas bacaan (tilawah) dan hafalan (tahfiz).
Namun, Mukhlis Hanafi mengajak LPTQ Sumatera Selatan untuk berani melangkah ke level yang lebih tinggi atau “naik kelas”.


