Delapan Warung di Jalan Talang Kerangga Palembang Terbakar Hebat, Diduga Akibat Ledakan Gas Elpiji
“Awalnya ada suara ledakan dari salah satu warung sate yang ada di lokasi kejadian,” ujar Budiman. Setelah ledakan tersebut, api langsung membesar dan dengan cepat menjalar ke warung-warung di sebelahnya.
Tidak lama setelah kejadian, sekitar delapan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Palembang dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman di tengah kepulan asap tebal dan panas yang cukup menyengat. Proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar yang ikut menyemprotkan air menggunakan peralatan seadanya.
Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih selama satu jam. Berkat kerja keras petugas Damkar dan bantuan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Meski demikian, delapan warung yang terbakar tersebut tak dapat diselamatkan dan kini hanya menyisakan puing-puing bangunan yang hangus dilalap api.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat seluruh bangunan warung beserta isinya ludes terbakar. Aparat terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan tabung gas elpiji, khususnya di kawasan warung makan dan permukiman padat. Warga diimbau untuk rutin memeriksa kondisi tabung, selang, serta regulator gas guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.


