Ketua TP PKK Dorong Balita Palembang Tumbuh Sehat, 36 Anak Ikuti Penilaian Balita Sehat 2026
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mendorong penguatan perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak melalui Penilaian Balita Sehat Tingkat Kota Palembang Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Palembang bersama TP PKK dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak sejak usia dini. Derajat kesehatan menjadi salah satu indikator utama dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), selain pendidikan dan standar hidup layak, yang berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, tangguh dan produktif.
Dalam kegiatan tersebut, Dewi Sastrani menekankan pentingnya perhatian orang tua terhadap masa pertumbuhan anak, khususnya pada usia 0 hingga 5 tahun yang merupakan masa Golden Age. Pada periode tersebut, pertumbuhan dan perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat sehingga perlu mendapatkan perhatian dan pemantauan secara optimal.
Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin melalui posyandu menjadi salah satu langkah penting untuk mendeteksi secara dini berbagai gangguan kesehatan maupun tumbuh kembang anak. Upaya optimalisasi tumbuh kembang juga perlu dilakukan sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan, pemberian imunisasi serta menghindari berbagai faktor yang dapat mengganggu kehamilan dan pertumbuhan janin.
Pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Penerapan standar emas makanan bayi mencakup Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dalam satu jam setelah kelahiran, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) mulai usia enam bulan dan melanjutkan pemberian ASI hingga anak berusia dua tahun.
Upaya pencegahan stunting juga perlu dilakukan secara berkelanjutan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), jumlah balita stunting di Kota Palembang tercatat sebesar 0,3 persen pada 2024 dan mengalami penurunan menjadi 0,1 persen pada 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Hj. Fenty Aprina, M.Kes., Sp.KKLP, menyampaikan bahwa Penilaian Balita Sehat Tingkat Kota Palembang Tahun 2026 merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang.
Peserta yang mengikuti penilaian tingkat kota merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan yang sebelumnya telah mengikuti penilaian di tingkat kelurahan dan kecamatan. Peserta terbaik tingkat kota selanjutnya akan mewakili Kota Palembang untuk mengikuti penilaian tingkat Provinsi Sumatera Selatan dalam dua kelompok usia.


