Dramatis! Miguel Pereira Selamatkan Persebaya dari Kekalahan atas PSS Sleman, Skor 2-2

Namun, hasil akhir 2-2 membuat harapan tersebut belum tercapai. Bernardo Tavares pun mengakui kekecewaan yang dirasakan timnya setelah gagal mengamankan tiga poin.
“Tentu kami kecewa karena belum bisa memberikan tiga poin di kandang untuk Bonek dan Bonita. Kami tahu mereka menginginkan kemenangan, begitu juga dengan seluruh pemain. Namun, inilah sepak bola. Terkadang, satu atau dua kesalahan bisa mengubah hasil pertandingan,” jelasnya.
Meski kecewa, pelatih asal Portugal tersebut tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, para pemain terus berupaya mencari gol dan tidak menyerah meskipun pertandingan hampir berakhir.
Gol Miguel Pereira pada menit ke-90+2 menjadi bukti bahwa Persebaya tetap berjuang hingga penghujung laga. Gol tersebut setidaknya menyelamatkan tim dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri.
“Saya tetap mengapresiasi sikap dan usaha para pemain. Mereka terus mencoba bermain dengan baik. Hari ini, hasilnya memang tidak berpihak kepada kami, meskipun kami menciptakan banyak peluang,” tuturnya.
Evaluasi tetap diperlukan agar Persebaya mampu tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya. Kemampuan mengubah peluang menjadi gol serta menjaga kedisiplinan pertahanan akan menjadi faktor penting dalam upaya meraih hasil maksimal.
Persebaya Alihkan Fokus ke PSM Makassar
Setelah ditahan imbang PSS Sleman, Persebaya Surabaya harus segera mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya. Green Force dijadwalkan bertandang ke markas PSM Makassar pada Kamis (22/10/2026).
Jadwal yang berdekatan membuat pemulihan kebugaran pemain menjadi perhatian utama. Tim pelatih harus mempertimbangkan kondisi fisik setiap pemain sebelum menentukan komposisi terbaik untuk menghadapi PSM.
Bernardo Tavares menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan tim medis untuk mengetahui kondisi terkini para pemain. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan pemain yang siap diturunkan pada pertandingan mendatang.
“Kami akan berkoordinasi dengan tim medis untuk memeriksa kondisi mereka. Setelah itu, kami akan mengevaluasi pemain yang tersedia dalam sesi latihan berikutnya dan menentukan siapa yang paling siap untuk pertandingan mendatang,” pungkasnya.
Hasil imbang melawan PSS Sleman menjadi bahan evaluasi bagi Persebaya untuk memperbaiki performa. Meski Miguel Pereira berhasil menyelamatkan tim dari kekalahan, Green Force masih harus membenahi efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi pertahanan.
Laga tandang melawan PSM Makassar berikutnya menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk bangkit dan kembali memburu kemenangan di kompetisi Super League 2026/2027.(*)




