Duduk Santai di Teras, Pria di Palembang Disiram Air Keras Lalu Dibacok Orang Tak Dikenal
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Aksi kekerasan brutal kembali terjadi di Kota Palembang. Seorang pria bernama Eko Saputra (37) menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal saat...
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Aksi kekerasan brutal kembali terjadi di Kota Palembang. Seorang pria bernama Eko Saputra (37) menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal saat sedang duduk santai di teras rumah temannya di kawasan Seberang Ulu I (SU I) Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius di bagian wajah serta luka bacok di bahu kanan.
Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 21.00 WIB, di Jalan KH Azhari Lorong Tuan Putri, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang. Saat kejadian, korban diketahui sedang menunggu temannya yang tidak berada di rumah.
Korban Eko Saputra, warga Jalan KH Azhari Lorong Hijriah Kelurahan 3/4 Ulu, menjelaskan bahwa sebelum kejadian ia hanya duduk di teras rumah temannya sambil bermain handphone. Situasi awalnya terasa aman dan tidak mencurigakan.
“Saat kejadian, saya sedang duduk di teras rumah teman saya, Pak. Teman saya tidak ada di rumah, jadi saya menunggu sambil main handphone,” ujar Eko saat memberikan keterangan kepada petugas.
Namun suasana berubah mencekam ketika seorang pria yang tidak dikenal tiba-tiba memanggil korban dengan ucapan “Oy”. Saat korban menoleh ke arah suara tersebut, pelaku langsung menyiramkan cairan keras yang diduga cuka para ke arah wajah korban.
Siraman air keras tersebut membuat korban merasakan perih luar biasa dan langsung berteriak kesakitan. Belum sempat menyelamatkan diri, pelaku kembali melakukan aksinya dengan mengeluarkan senjata tajam jenis golok dan membacok korban.
Akibat bacokan tersebut, bahu kanan korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, luka bakar akibat siraman air keras masih tampak jelas di bagian wajah korban dan menyebabkan trauma mendalam.


