ESDM–SKK Migas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sumatera
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dan sektor energi dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian Kementerian ESDM bersama SKK Migas serta KKKS terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa negara hadir untuk membantu warga yang terdampak, sekaligus mendukung percepatan penanganan darurat dan pemulihan kondisi di lapangan,” ujar Yuliot, Rabu (11/12).
Ia menambahkan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat material, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan komitmen jangka panjang sektor energi dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana alam.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa sebelumnya SKK Migas telah mengoordinasikan partisipasi sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumatera Bagian Utara. Para KKKS tersebut turut berkontribusi dalam menyediakan bantuan yang relevan dengan kebutuhan terkini di posko pengungsian maupun titik-titik terdampak banjir dan longsor.
“Penyaluran bantuan secara kontinyu kita lakukan. Hari ini terkirim seberat 12 ton 146 kilogram yang terdiri dari tenda besar, genset, dan jet cleaner. Siang ini bantuan masuk kargo pesawat dan terbang menuju lokasi terdampak,” kata Djoko Siswanto, Kamis (12/12).
Melalui penyaluran bantuan yang berkelanjutan ini, Kementerian ESDM dan SKK Migas berharap dapat membantu mempercepat proses penanganan darurat, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, serta mendukung pemulihan kehidupan warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pascabencana.


