Gelorakan ‘Semarak Wong Kito 2026’, Herman Deru Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi

Amalia menambahkan, lebih dari 7.000 petugas sensus akan diterjunkan ke seluruh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
“Mereka merupakan garda terdepan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Betapa pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Mari kita sambut dan sukseskan bersama agar kita memiliki data yang akurat dan sasaran kebijakan yang tepat,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini data ekonomi masih tersebar di berbagai lembaga. Melalui Sensus Ekonomi 2026, seluruh data tersebut akan dikonsolidasikan oleh BPS menjadi satu data yang terpercaya.
“Kini kita mengonsolidasikan data yang selama ini tersebar melalui Sensus Ekonomi oleh BPS sehingga menjadi satu data yang terpercaya, menggunakan metode mutakhir dan dikerjakan secara profesional,” ungkapnya.
Saifullah Yusuf juga mengajak masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik. Sementara kepada para petugas, ia berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, empati, dan tanggung jawab.
Sensus Ekonomi 2026 akan menyasar seluruh pelaku usaha, mulai dari pelaku UMKM, perusahaan besar, hingga sektor informal. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar perencanaan pembangunan nasional dan daerah selama lima tahun ke depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti, Wali Kota Palembang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, jajaran BPS Provinsi Sumatera Selatan dan kabupaten/kota, serta tamu undangan lainnya.(YL)














