Gubernur Herman Deru: Idulfitri Jadi Momentum Kembali Fitrah dan Perkuat Kerukunan
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang telah dipelajari selama Ramadan tidak berhenti sampai di sini.
Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, kejujuran, serta pengendalian diri harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan, persatuan, serta keharmonisan masyarakat di Bumi Sriwijaya.
Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumsel merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
Melalui berbagai program pembangunan dan kebijakan daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya memperkuat nilai toleransi, mempererat hubungan antarumat beragama, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Di akhir sambutannya, Herman Deru juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri sebagai kesempatan untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.
Ia berharap dengan saling memaafkan, seluruh umat dapat kembali bersih dan memperkuat hubungan baik sebagai sesama hamba Allah.
Pada pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut, bertindak sebagai imam Ustaz HA Tarmizi Muhaimin, Al Hafizh yang juga Wakil Imam Besar Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. Sementara khatib adalah Ustaz Ki Kgs HM Nurdin Manshur.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie serta jajaran Forkopimda lainnya.(YL)


