Herman Deru Cek Kesiapan Satgas Karhutla OKU Selatan, Waspadai Kekeringan Berkepanjangan

Selain persoalan karhutla, Herman Deru meminta pemerintah daerah memperhatikan dampak lain yang ditimbulkan musim kering, terutama terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.
Ia menyebut sejumlah sungai di Sumsel mulai mengalami penurunan debit. Kondisi tersebut perlu diantisipasi, terutama oleh pengelola layanan air bersih agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani.
“Saya lihat sungai-sungai kita banyak sekali debitnya turun. Kalau PDAM, itu harus kita carikan solusi bagaimana intake-nya agar tetap produktif. Masyarakat yang hidupnya menggantungkan pada air sungai harus kita perhatikan,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Herman Deru juga memberikan apresiasi kepada Pemkab OKU Selatan dan jajaran Satgas Karhutla setempat.
Berdasarkan pemantauan pemerintah, OKU Selatan sejauh ini tidak termasuk wilayah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap asap akibat karhutla.
“Kedatangan saya juga untuk mengingatkan dan mengapresiasi bahwa OKU Selatan ini tidak termasuk kabupaten yang menyumbang asap,” katanya.
Meski kondisi masih terkendali, Herman Deru meminta kewaspadaan tidak diturunkan. Menurutnya, kemunculan titik api dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk aktivitas manusia maupun kondisi alam yang semakin kering.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan penanganan untuk wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Apabila titik api ditemukan di kawasan pegunungan atau lokasi yang tidak memungkinkan dijangkau personel, dukungan dari udara harus dapat segera digerakkan.
“Kalau ada yang tidak terjangkau manusia, misalnya di atas gunung tiba-tiba ada kejadian, helikopter bisa dikerahkan. Bapak bisa telepon, kasih titik koordinat,” tegas Herman Deru.
Untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran, Dansatgas Udara juga telah diminta bersiaga selama 24 jam.
Herman Deru menegaskan kesiapsiagaan tersebut diperlukan karena penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan aktivitas manusia, tetapi juga dipengaruhi kondisi alam yang dapat meningkatkan kemunculan hotspot maupun fire spot.
“Dalam hal ini kita tidak main-main. Tetapi ingat juga ada peran manusia, namun faktor alam sangat tinggi memengaruhi terkait hotspot dan fire spot,” pungkasnya.(YL)














