IHSG Anjlok 7 Persen, BEI Perkuat Reformasi Pasar Modal dan Luncurkan Indeks Komoditas Baru

Persetujuan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan perubahan struktur kelembagaan bursa melalui agenda demutualisasi.
Tak hanya berfokus pada pembenahan internal, BEI juga memperkuat hubungan dengan pelaku industri pasar modal internasional.
Bersama Nasdaq, BEI menggelar IDX x Nasdaq InnovAsia Jakarta di Main Hall BEI pada Kamis (29/10/2026).
Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan industri pasar modal global, inovasi teknologi perdagangan, serta peluang pengembangan produk dan layanan investasi.
Pembahasan juga mencakup dinamika perdagangan saham luar negeri atau offshore trading dan produk derivatif.
Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang bagi pelaku pasar Indonesia untuk memahami perkembangan industri keuangan global sekaligus mendorong inovasi dan pendalaman pasar modal nasional.
Menutup rangkaian agenda pekan ini, BEI resmi meluncurkan indeks baru bernama IDX Commodity 20 (IDXCMDTY20) pada Jumat (30/10/2026).
Indeks tersebut dirancang untuk mengukur kinerja 20 saham perusahaan tercatat yang bergerak di sektor penghasil komoditas maupun rantai pasok industri komoditas.
Cakupan industrinya meliputi energi, logam dan mineral, kimia, kehutanan, pertanian dan perkebunan, peternakan, hingga industri pendukung serta hilirisasi komoditas.
Dalam menentukan konstituen indeks, BEI mempertimbangkan kapitalisasi pasar dan likuiditas perdagangan saham.
Metodologi pembobotannya menggunakan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan porsi saham free float. Setiap saham memiliki batas maksimum bobot sebesar 15 persen.
Kehadiran IDX Commodity 20 diharapkan memberikan referensi tambahan bagi investor dalam memantau perkembangan saham-saham berbasis komoditas di pasar modal Indonesia.
Berbagai agenda yang dijalankan sepanjang pekan ini memperlihatkan upaya BEI dalam memperkuat fondasi pasar modal nasional di tengah tekanan perdagangan.
Mulai dari pembenahan pengawasan, persiapan demutualisasi, kerja sama internasional, hingga pengembangan indeks baru, seluruhnya menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas dan kredibilitas bursa.
BEI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas, transparansi, tata kelola, serta infrastruktur perdagangan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun global sekaligus menjadikan pasar modal Indonesia semakin kompetitif dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.(YL)




