Implementasi Presisi Polri, Pengamanan 404 Gereja di Sumsel Berjalan Kondusif
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus merawat toleransi beragama melalui pengamanan rangkaian ibadah Jumat Agung Tahun 2026.
Upaya ini tidak hanya berjalan aman dan tertib, tetapi juga mendapatkan apresiasi luas dari tokoh agama dan pimpinan gereja di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Keberhasilan pengamanan ini merupakan implementasi langsung kebijakan Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak konstitusional masyarakat untuk beribadah secara aman dan khidmat.
Untuk itu, Polda Sumsel secara maksimal mengerahkan kekuatan personel gabungan sebanyak 2.671 personel, terdiri dari unsur Polri dan TNI.
Selanjutnya, seluruh personel disebar secara merata untuk mengamankan 404 gereja yang tersebar di 17 kabupaten dan kota pada Jumat, 3 April 2026.
Dengan pendekatan humanis, petugas hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang memastikan kenyamanan jemaat selama ibadah berlangsung.
Selain itu, pengamanan dilakukan melalui kombinasi langkah preventif dan preemtif, termasuk sterilisasi lokasi ibadah, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan situasi kamtibmas secara berkelanjutan.
Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan berarti.
Apresiasi nyata datang dari pimpinan gereja, salah satunya Pdt. E. Manurung Nababan yang menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang diberikan jajaran kepolisian.


