Jadi Korban Penipuan Online? Cepat Hubungi Call Center OJK 157!
Keberhasilan ini menjadi salah satu contoh efektivitas koordinasi antara kepolisian, OJK, perbankan, dan IASC dalam menekan kerugian akibat kejahatan digital.
Pentingnya Literasi Digital dan Kewaspadaan
Meningkatnya kasus scam berbasis AI menunjukkan bahwa masyarakat perlu semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan baru. Pelaku kini mampu memanfaatkan teknologi deepfake, manipulasi suara, hingga rekayasa sosial yang sulit dibedakan dari situasi nyata.
Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
- Tidak mudah percaya pada permintaan transfer mendadak, meski berasal dari orang terdekat.
- Selalu melakukan verifikasi ulang melalui panggilan langsung atau tatap muka.
- Tidak membagikan kode OTP, PIN, atau data perbankan kepada siapa pun.
- Mengaktifkan notifikasi transaksi pada aplikasi perbankan digital.
Peran aktif masyarakat dalam melapor dan meningkatkan kewaspadaan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai kejahatan digital.
Kehadiran Indonesia Anti Scam Center IASC OJK menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melindungi konsumen jasa keuangan. Namun, kecepatan laporan dari korban tetap menjadi faktor penentu utama. Jika mengalami penipuan online, jangan menunda—segera hubungi 157 atau 110 agar dana memiliki peluang lebih besar untuk diselamatkan.(YL)


