Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov–BI Gelar Operasi Pasar Murah
“Harapan saya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan kita dalam menjaga kesejahteraan serta ketahanan pangan di Sumatera Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad melalui Asisten III Zulkifli menjelaskan bahwa kegiatan OPM merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, dengan dukungan sejumlah BUMN dan BUMD.
Beberapa pihak yang terlibat di antaranya Perum Bulog Divre Sumsel Babel, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Bank Sumsel Babel, PT Sumsel Energi Gemilang, PT Sriwijaya Mandiri Sumsel, PT Tirta Sriwijaya Maju, PT Bank Perkreditan Rakyat Sumsel, PT Jamkrida Sumsel, PT Swarna Dwipa Sumsel Gemilang, PT PDPDE Sumsel, PT Sumsel Energi Rimau, serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumsel.
Melalui sinergi tersebut, sejumlah komoditas penting mendapatkan subsidi sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga yang lebih terjangkau.
Adapun komoditas yang disubsidi dalam pelaksanaan empat kali OPM ini antara lain beras SPHP dengan harga jual Rp56.000 per 5 kilogram dengan alokasi sekitar 8 ton per titik, telur ayam ras dengan subsidi Rp4.000 per kilogram, Minyakita dengan subsidi Rp1.700 per liter, gula pasir dengan subsidi Rp5.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing dengan subsidi Rp10.000 per kilogram.
Selain itu, komoditas lain yang juga mendapat subsidi antara lain cabai merah keriting, cabai merah besar, cabai rawit merah, daging ayam ras, daging beku, ikan makarel, ikan giling kakap premium, serta ikan giling tenggiri premium dengan besaran subsidi bervariasi mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 per kilogram.


