Kawal Kesiapan Jalur Mudik Tol Kapal Betung, Kapolda Sumsel Pastikan Infrastruktur dan Pengamanan Mudik
Kapolda juga menginstruksikan jajaran untuk memetakan titik rawan kemacetan, menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang adaptif, serta meningkatkan pelayanan di rest area guna mendukung kenyamanan pemudik.
Sebagai bagian dari jaringan tol Trans Sumatera, Tol Kapal Betung menjadi koridor penting bagi mobilitas kendaraan antarprovinsi di kawasan Sumatera bagian selatan.
Kesiapan jalur ini tidak hanya berdampak pada kelancaran arus mudik menuju Palembang, tetapi juga pada pergerakan kendaraan dari dan menuju provinsi lain di Pulau Sumatera.
Langkah proaktif Kapolda Sumsel meninjau langsung jalur tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan yang memastikan seluruh potensi kerawanan dapat diantisipasi sebelum puncak arus mudik berlangsung.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengecekan jalur tol merupakan bagian dari rangkaian persiapan Operasi Ketupat 2026 yang dilakukan secara terstruktur.
“Kapolda Sumsel telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memastikan kesiapan pengamanan mudik dilakukan secara maksimal. Masyarakat dapat mudik dengan tenang karena aparat sudah lebih dahulu hadir memastikan kesiapan jalur,” ujar Kombes Pol Nandang.
Dengan koordinasi lintas sektor dan kesiapan infrastruktur yang terus dimatangkan, Polda Sumsel optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Sumatera Selatan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Peninjauan jalur tol ini turut melibatkan sejumlah unsur Forkopimda Sumatera Selatan, antara lain Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta instansi terkait seperti Dinas PU Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan pengelola jalan tol.


