Kemenag Sumsel Dorong Pesantren Go Digital: Jamin Hak Belajar Santri Tersalurkan Tepat Sasaran
“Melalui nilai CARE, kita membangun ekosistem di mana pimpinan pesantren dan operator bergerak kolaboratif serta responsif dalam menyajikan data pendidikan. Dampak nyatanya, pelayanan administrasi kepada santri menjadi jauh lebih cepat, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi nasional,” urai Abadil.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren, Nirmanto, menggarisbawahi bahwa validitas data yang diinput oleh setiap satuan pendidikan memiliki korelasi langsung terhadap hak-hak konstitusional santri, termasuk dalam hal penyaluran bantuan operasional, akses beasiswa, hingga validasi ijazah kesetaraan.
“Kualitas data yang diinput hari ini adalah jaminan bagi pemenuhan hak-hak santri di masa depan. Kita harus memastikan tidak ada satu pun hak belajar anak-anak kita yang terhambat hanya karena persoalan kelalaian data administrasi,” ujar Nirmanto.
Melalui giat bimtek ini, Kanwil Kemenag Sumsel berharap seluruh komponen PKPPS, SPM, dan PDF di Sumatera Selatan semakin mantap melangkah go digital demi mewujudkan tata kelola pesantren yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan.(YL)


