Kerahkan Ribuan Personel, Polda Sumsel Perkuat Pengamanan Mudik Lebaran Idufitri 1447 H
Pemerintah memproyeksikan mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 akan meningkat signifikan.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang secara nasional.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Polri bersama instansi terkait menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari, Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu
Pos-pos tersebut ditempatkan di jalur mudik utama, kawasan objek vital, pusat keramaian, serta lokasi yang diprediksi menjadi titik kepadatan arus lalu lintas.
Dalam pelaksanaan operasi ini, Polda Sumatera Selatan menyiapkan berbagai strategi pengamanan, termasuk rekayasa lalu lintas untuk mengurai potensi kemacetan selama arus mudik dan arus balik.
Langkah tersebut meliputi, pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan kebijakan ganjil–genap di ruas jalan tertentu
Selain pengamanan jalur transportasi darat, jajaran kepolisian juga memperkuat patroli di kawasan objek vital, pusat keramaian, tempat ibadah, serta jalur transportasi sungai melalui Direktorat Polisi Air dan Udara.
Koordinasi lintas fungsi antara satuan lalu lintas, intelijen, reserse, samapta, hingga brimob juga diperkuat guna memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh personel telah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan yang profesional dan humanis selama periode mudik Lebaran.


