Kodam II/Sriwijaya Bangun 3 Jembatan Gantung, Komitmen TNI AD Dukung Pembangunan Infrastruktur di Daerah
Jembatan gantung ini direncanakan memiliki juga panjang mencapai ±100 meter dengan lebar ±2 meter untuk melintasi sungai selebar ±30 meter
Jembatan ini merupakan sebagai jalur penghubung vital yang selama ini terbatas oleh kondisi geografis.
Saat ini, progres fisik pembangunan Jembatan Sungai Dabuk telah mencapai realisasi 15,00%. Tim di lapangan terus melakukan serangkaian pekerjaan teknis, agar selesai tepat waktu.
Sementara itu, proyek jembatan ketiga juga berada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terletak di Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan, di bawah pengawasan Koramil 402-11/Tulung Selapan.
Jembatan ini memiliki spesifikasi yang cukup menantang dengan panjang ±120 meter dan lebar ±1,5 meter, membentang di atas sungai dengan lebar yang juga mencapai ±120 meter. Secara teknis, jembatan ini akan menjadi salah satu sarana penyeberangan terpanjang di wilayah tersebut.
Untuk perkembangan di Desa Kuala Dua Belas, progres pekerjaan saat ini ±13%. Hingga saat ini Personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan.
“Pembangunan ketiga jembatan gantung ini merupakan bagian dari pengabdian TNI untuk mengatasi kesulitan masyarakat di daerah,” ungkap Kapendam II/ Sriwijaya Letkol Inf Yordania, pada Jum’at (27/02/2026).
Ia mengatakan bahwa percepatan infrastruktur ini merupakan upaya mempermudah akses daerah yang selama ini terhambat baik untuk akses pendidikan, kesehatan, dan perdagangan warga desa. Ia juga berharap pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.


