Kolaborasi dengan Praktisi Media, Polda Sumsel Dorong Transformasi Komunikasi Publik Kepolisian
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa fungsi kehumasan saat ini memiliki peran yang jauh lebih strategis dibandingkan sebelumnya.
Humas tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai informasi institusi, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman, partisipasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Saat ini tantangan kita bukan hanya bekerja dengan baik, tetapi juga mampu menjelaskan kepada masyarakat apa yang telah kita kerjakan serta manfaat yang dirasakan publik. Informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah dipahami menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program Polri maupun program prioritas pemerintah, termasuk implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sangat bergantung pada kemampuan institusi dalam mengomunikasikan kebijakan dan hasil kerja secara efektif kepada masyarakat.
Pelatihan yang mengusung tema “Pelatihan Peningkatan Keterampilan Penulisan Naskah Berbasis Jurnalis dalam Membangun Literasi Polda Sumsel dan Jajaran” tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menghasilkan produk komunikasi publik yang profesional, kredibel, memiliki nilai berita, serta mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat modern.
Selain memperkuat keterampilan teknis penulisan jurnalistik, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun budaya literasi di lingkungan kepolisian sebagai upaya menghadapi tantangan hoaks, disinformasi, manipulasi informasi digital, serta berbagai bentuk gangguan informasi yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


