Menteri Kebudayaan RI Dorong Museum A.K. Gani Palembang Lebih Hidup dan Dekat dengan Generasi Muda

Keistimewaan lain yang disoroti Fadli adalah kemampuan A.K. Gani menguasai sejumlah bahasa asing. Kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu kelebihan yang mendukung kiprahnya dalam menjalankan berbagai tugas pada masa itu.
Bagi Fadli, keteladanan A.K. Gani tidak semata-mata diukur dari jabatan yang pernah diembannya. Lebih dari itu, perjalanan hidupnya memperlihatkan tanggung jawab moral dan konsistensi dalam mengabdikan diri untuk bangsa.
Fadli mengatakan pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan terus memberikan dukungan terhadap upaya revitalisasi Museum Pahlawan dr. A.K. Gani.
Setelah melihat langsung kondisi dan hasil revitalisasi museum, ia membuka peluang adanya dukungan lanjutan untuk menyempurnakan sejumlah bagian yang masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, museum harus dikembangkan menjadi ruang yang tidak hanya menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga mampu menyampaikan cerita kepada pengunjung dengan cara yang lebih menarik.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan teknologi digital dalam penyajian informasi sejarah.
Dengan pendekatan tersebut, pengunjung, khususnya generasi muda, diharapkan tidak hanya melihat koleksi museum, tetapi juga dapat memahami perjalanan sejarah dan perjuangan tokoh yang ada di dalamnya secara lebih interaktif.
Fadli berharap Museum A.K. Gani semakin dikenal masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk datang langsung ke museum tersebut sehingga nilai-nilai perjuangan dan keteladanan A.K. Gani dapat terus dikenang serta dipelajari oleh generasi berikutnya.(YL)














