Narkoba Berkedok Vape Ancam Generasi Muda, PGK Sumsel Dukung Langkah Tegas BNN
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, terkait semakin masifnya peredaran zat narkotika dalam bentuk vape atau rokok elektrik di Indonesia.
“Fenomena ini bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap masa depan generasi muda dan ketahanan bangsa,” kata Firdaus Hasbullah SH MH, Ketua DPW PGK Sumatera Selatan.
Data yang disampaikan BNN menunjukkan adanya 1.386 zat psikoaktif baru (New Psychoactive Substances/NPS) yang beredar secara global, dengan 175 jenis telah teridentifikasi di Indonesia.
“Angka ini mencerminkan eskalasi ancaman yang semakin kompleks dan adaptif,” tegasnya.
PGK Sumatera Selatan juga mengapresiasi langkah pemerintah melalui Permenkes Nomor 15 Tahun 2025 yang telah memasukkan etomidate ke dalam kategori narkotika golongan II.
Kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam merespons modus baru penyalahgunaan narkoba, khususnya yang disamarkan dalam liquid vape.
“Kami memandang bahwa praktik penyalahgunaan narkoba dalam bentuk baru seperti ini merupakan bentuk “perang senyap” terhadap generasi muda,” ungkap FH, sapaan akrabnya.
Jika tidak ditangani secara serius dan kolaboratif, maka akan berdampak langsung pada degradasi kualitas sumber daya manusia, melemahkan daya saing bangsa, serta mengancam masa depan Indonesia.
Dalam perspektif kebangsaan, narkoba bukan hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan fondasi moral, karakter, dan semangat kolektif generasi penerus bangsa.


