OJK dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi Inklusif
Antara lain Aksi Pangan Sumsel 2026 berbasis rantai nilai komoditas padi, kopi, dan kelapa; Desa/Kelurahan Sumsel Terus Maju melalui program Pesisir Berdaya dan Kelurahan Inovasi Terpadu; Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) melalui Impactpreneur Academy 2026 dan Business Incubator; Sumsel Maju Berekonomi Syariah; Sumsel Digital Financial Hub; Sumsel Wonderful 2030; serta Sumsel Generasi Finansial melalui KEJAR dan Gen LIMAS.
Selain merumuskan arah program 2026, kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi capaian Tahun 2025, yang telah menunjukkan dampak positif melalui optimalisasi komoditas kopi, pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif, penguatan GERAK Syariah, pengembangan Sultan Muda Sumsel Center, serta dukungan pembiayaan sektor pariwisata.
Evaluasi tersebut menjadi landasan untuk memperluas skala dan kualitas implementasi program pada tahun berjalan.
Melalui Rapat Teknis dan Capacity Building ini, OJK dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap seluruh TPAKD Kabupaten/Kota dapat memperkuat koordinasi lintas OPD dan pemangku kepentingan, mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung pembiayaan produktif yang berkelanjutan.
Serta memastikan pelaksanaan dan pelaporan program dilakukan secara tepat waktu, transparan, dan akuntabel.
Dengan komitmen bersama, TPAKD diharapkan semakin mampu menjadi motor penggerak inklusi keuangan dan penguatan ekonomi daerah menuju Sumsel terus maju untuk semua.(ril/YL)


