Operasi Ketupat Musi 2026 Dikawal Ketat, Kapolda Sumsel Pastikan Arus Mudik Aman
Bahkan, pendekatan humanis tetap dikedepankan melalui 1.750 kegiatan edukasi masyarakat, yang secara langsung meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.
Selain itu, Ditlantas Polda Sumsel memperkuat penindakan berbasis teknologi dengan sistem ETLE, yang menindak puluhan pelanggaran secara elektronik. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga menciptakan efek jera yang terukur.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh jajaran harus hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat secara nyata.
“Kami memastikan seluruh personel bekerja maksimal di lapangan. Tidak boleh ada titik pengamanan yang lengah. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam Operasi Ketupat Musi 2026,” tegas Kapolda.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari kelancaran arus mudik, tetapi juga dari tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.
Dalam pelaksanaannya, Polda Sumsel memperkuat sinergi lintas sektor bersama TNI, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari orkestrasi nasional Polri dalam memastikan pengamanan mudik berjalan seragam dan terintegrasi di seluruh Indonesia.
Sementara itu, situasi keamanan wilayah tetap terkendali. Polda Sumsel mencatat 60 kasus tindak pidana konvensional, 4 kasus transnasional, dan 1 kasus terkait kekayaan negara. Seluruh kasus ditangani secara profesional oleh jajaran reserse.
Di bidang lalu lintas, tercatat 10 kecelakaan dengan 2 korban meninggal dunia. Polda Sumsel terus meningkatkan patroli dan edukasi guna menekan angka kecelakaan selama periode mudik berlangsung.


