Ops Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel Jaga Semua Jalur Mudik Sungai, Jalan Raya hingga Kereta
Pengamanan difokuskan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pasar Cinde, Perputaran Air Mancur, serta area sekitar Masjid Agung Palembang yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama akhir pekan dan periode awal arus mudik.
Kehadiran personel di titik-titik tersebut bertujuan mencegah kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di jantung kota.
Pemantauan arus mudik juga dilakukan di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan melalui tiga pos pengamanan strategis, yakni Pos Pelayanan Muaradua, Pos Terpadu Simpang Martapura, dan Pos Pengamanan Banding Agung.
Berdasarkan laporan lapangan, situasi lalu lintas di ketiga pos tersebut terpantau lancar dan terkendali tanpa hambatan berarti.
Ketiga pos tersebut menjadi titik penting pengawasan karena merupakan jalur penghubung antarwilayah serta akses menuju daerah perbatasan.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
“Pada hari ketiga operasi ini, personel kami hadir di semua moda transportasi, mulai dari dermaga, jalan raya hingga stasiun kereta api. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pengerahan personel di seluruh simpul transportasi merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat selama arus mudik.
“Setiap pemudik yang menggunakan moda transportasi apa pun, baik darat, sungai maupun kereta api, harus mendapatkan perlindungan yang sama dari jajaran kami,” ujarnya.


