Penjual Kulit Lumpia Jadi Korban Begal Sadis di Palembang, Ditendang hingga Terjatuh dan Ditodong Senpi
“Saya kaget dan memilih diam saja daripada ditembak. Saya cuma mikir anak saya di rumah. Jadi saya biarkan motor dibawa,” ujarnya. Akibat aksi begal sadis tersebut, korban mengalami luka...
“Saya kaget dan memilih diam saja daripada ditembak. Saya cuma mikir anak saya di rumah. Jadi saya biarkan motor dibawa,” ujarnya.
Akibat aksi begal sadis tersebut, korban mengalami luka serius. Bagian kepalanya harus menerima tujuh jahitan, sementara wajah dan tangan mengalami lecet-lecet akibat terjatuh di aspal. Selain kehilangan sepeda motor yang masih dalam masa kredit, dagangannya berupa puluhan bungkus kulit lumpia senilai sekitar Rp400 ribu ikut raib dibawa para pelaku.
“Kulit lumpia kurang lebih Rp400 ribu totalnya. Motor masih kredit. Saya mau cari rezeki, malah kena musibah seperti ini,” ucapnya lirih.
Menurut korban, kedua pelaku terlihat merupakan pria dewasa dengan perkiraan usia antara 40 hingga 50 tahun. Ia sempat melihat wajah salah satu pelaku saat mereka mendekatinya.
“Kayaknya sekitar 48 atau 50 tahun. Sudah dewasa. Saya hanya lihat wajahnya,” katanya.
Usai kejadian, korban langsung menghubungi suaminya dan bersama-sama melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas dan dipastikan akan ditindaklanjuti.
Sementara itu, Kepala Siaga III SPKT Polda Sumsel AKP Sutioso membenarkan adanya laporan mengenai kasus begal dengan kekerasan tersebut.
“Laporan korban selanjutnya akan diteruskan ke Subdit Ditreskrimum yang menangani,” ujarnya singkat.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan kedua pelaku. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus begal di Palembang yang terjadi pada waktu-waktu rawan, terutama dini hari.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang sering beraktivitas di waktu subuh dan melintas di kawasan yang minim penerangan.



Leave a Reply