Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradaban

Kini, manusia telah mengalami lompatan peradaban. Ilmu pengetahuan berkembang tanpa batas dan kehidupan manusia mengalami perubahan besar. Menag mengingatkan, kemajuan tersebut merupakan anugerah yang harus disyukuri sekaligus dirawat dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“Di baliknya terdapat perjuangan yang begitu agung dari seorang Rasul pilihan Allah SWT, yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dialah Baginda Nabi Muhammad SAW, yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk membebaskan manusia dari belenggu kejahilan,” tutur Menag.
Menag juga mengajak umat Islam untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Rasulullah yang perhatian kepada umatnya tetap hadir hingga akhir hayat.
“Keterpisahan oleh ruang dan waktu tidak pernah mengurangi cinta kita kepada Rasulullah SAW. Rasa cinta itu akan senantiasa bersemi untuk manusia yang senantiasa memikirkan, mendoakan dan memohonkan ampun bagi umatnya,” ujar Menag.
Menag mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Ia berharap momentum tersebut menjadi penguat bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menghidupkan ajarannya.
“Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk senantiasa meneladani akhlaknya, dan menghidupkan ajarannya. Dan semoga kita semua menjadi bagian dari umat yang kelak memperoleh syafaat beliau di hari kemudian,” pungkasnya.(YL)














