Perkuat Ketahanan Pangan, PTBA Hadirkan Dua PLTS Irigasi untuk Petani Muara Enim
Ia menambahkan, selain memberikan manfaat ekonomi bagi kurang lebih 64 petani, PLTS Irigasi ini juga turut mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan, serta berkontribusi dalam...
Ia menambahkan, selain memberikan manfaat ekonomi bagi kurang lebih 64 petani, PLTS Irigasi ini juga turut mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan, serta berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon.
Langkah inipun mendapatkan apresiasi dari Gubernur Herman Deru, yang menilai bahwa kontribusi PTBA ini tidak hanya mendukung energi bersih, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa melalui peningkatan produktivitas pertanian.
Kemudian, Bupati Muara Enim H. Edison juga turut menegaskan bahwa PLTS Irigasi ini menjadi bukti nyata peran PTBA dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Desa Matas, Mulyadi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada PTBA. “Dulu kami sering kesulitan air bahkan khawatir gagal panen. Sekarang kami tenang karena irigasi sudah terjamin. Kami siap menjaga dan memanfaatkan PLTS ini agar manfaatnya terus berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dua PLTS Irigasi ini merupakan pembangkit listrik ramah lingkungan yang mulai dibangun pada Mei 2025 dan selesai pada bulan Agustus 2025.
Masing-masing PLTS memiliki kapasitas terpasang sebesar 11,8 kilowatt peak, dengan jumlah panel sebanyak 20 keping yang berdiri di atas lahan seluas 150 meter persegi, dan mampu mengairi lahan sekitar 20 hektar per desa.
PLTS Irigasi Matas dan Tanjung Karangan serta sembilan PLTS irigasi lainnya yang telah dibangun PTBA menjadi model penerapan energi baru terbarukan berbasis masyarakat, sejalan dengan komitmen PTBA mewujudkan pembangunan berkelanjutan di sektor energi dan pemberdayaan masyarakat.(ril/yulie)


