Perkuat Literasi AI di Dunia Pendidikan, Polda Sumsel dan Google for Education Latih Guru Madrasah Sumsel

Guru-guru madrasah menjadi kelompok sasaran utama dalam pelatihan tersebut. Melalui program TOT, peserta diharapkan memperoleh peningkatan kapasitas dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kolaborasi antara Polri, Google for Education, dan Kementerian Agama juga memperluas ruang sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi. Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi Polda Sumsel dalam menghadirkan manfaat Quick Wins Polri secara langsung kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pelatihan TOT Paham AI merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel menghadirkan transformasi yang berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan literasi teknologi dan kecerdasan artifisial bagi tenaga pendidik seperti ini,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bijak dan bertanggung jawab.
Pelatihan TOT Program Paham AI ini menjadi wujud sinergi Polda Sumatera Selatan, Google for Education, dan Kementerian Agama dalam mendukung Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas guru madrasah, manfaat transformasi digital diharapkan dapat semakin luas dirasakan dalam lingkungan pendidikan di Sumatera Selatan.














