Pertamina EP Adera Field Maksimalkan Potensi Sumur BNG-080 Berkat Terobosan Dual String di Benuang
Manager Subsurface Development Area 1 Budi Darmawan, yang menangani pengembangan di wilayah kerja PEP Adera, menerangkan timnya berencana mereplikasi keberhasilan komplesi dual string di BNG-080 pada empat sumur lainnya, yaitu tiga sumur di Struktur Benuang dan satu sumur di Struktur Gunung Kemala. Empat program tersebut merupakan bagian dari Rencana Kerja (RK) Pemboran Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada triwulan III dan triwulan IV 2026.
Sumur BNG-080 selanjutnya akan dikelola oleh Pertamina EP Adera Field. Sumur ini akan berkontribusi pada pencapaian target produksi Pertamina EP Adera Field pada WP&B 2026, yaitu minyak 4.537 BOPD dan gas 22,21 MMSCFD.
“Menyusul keberhasilan Sumur BNG-080, kami akan terus melakukan optimasi pengeboran di struktur yang ada di PEP Adera. Upaya ini untuk menambah produksi agar menggantikan volume laju laju penurunan produksi alamiah (natural decline) demi menjaga stabilitas produksi migas,” pungkas Budi.
Tentang PHR Zona 4
PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).(RLS)


