Pimpin Rakor DTSEN, Ratu Dewa Dorong Pendataan Sosial Ekonomi Tepat Sasaran
Lebih lanjut, Ratu Dewa mengungkapkan rencana pelaksanaan forum group discussion (FGD) bersama seluruh camat dan lurah se-Kota Palembang. FGD tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman teknis terkait pelaksanaan sensus. Setelah FGD, para camat dan lurah diharapkan dapat langsung bergerak melakukan pendataan di wilayah masing-masing secara detail, akurat, dan menyeluruh.
“Peran camat dan lurah sangat strategis karena mereka yang paling memahami kondisi masyarakat di lapangan. Data yang dikumpulkan harus benar-benar menggambarkan kebutuhan warga,” tegasnya.
Ratu Dewa menambahkan, data hasil sensus dan DTSEN nantinya akan menjadi referensi utama bagi seluruh OPD dalam menyusun serta menjalankan program kerja. Mulai dari Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan), Bappeda Litbang, Dinas Perdagangan, hingga OPD lainnya, seluruh kebijakan diharapkan berbasis pada data yang sama dan terintegrasi.
Dengan adanya data tunggal sosial ekonomi yang valid, pemerintah daerah dapat memastikan setiap program bantuan, pembangunan infrastruktur, hingga kebijakan ekonomi benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal ini juga diharapkan dapat meminimalkan tumpang tindih program serta meningkatkan efektivitas anggaran daerah.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Moh Wahyu Yulianto menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara BPS dan pemerintah daerah dalam menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, data sosial ekonomi sangat krusial untuk menggambarkan kondisi terkini masyarakat Palembang, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi dan sosial yang terus berubah.
“Kita terus bersinergi agar data yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara maksimal. Program-program Pak Wali Kota dapat tercermin melalui penerapan indikator-indikator yang tepat. Kami juga sangat mengapresiasi berbagai penghargaan nasional yang diraih,” ujar Wahyu.
Ia berharap, melalui Rakor ini, seluruh pihak yang terlibat memiliki komitmen yang sama dalam mendukung suksesnya sensus sosial ekonomi dan DTSEN, sehingga Palembang memiliki basis data yang kuat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


