Polda Sumsel Hadapi Mudik 2026 Lebih Kompleks, Tingkatkan Pengamanan di Seluruh Jalur
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Polda Sumsel mencatat peningkatan signifikan pada seluruh indikator Operasi Ketupat Musi 2026 dibandingkan tahun 2025.
Dalam periode 13–20 Maret 2026, jumlah pemudik melonjak di semua moda transportasi, sementara kegiatan pengamanan meningkat 21,3 persen.
Lonjakan ini menegaskan bahwa arus mudik tahun 2026 jauh lebih padat, sekaligus menunjukkan kesiapan Polda Sumsel dalam mengendalikan mobilitas masyarakat skala besar di wilayah strategis Sumatera Selatan.
Polda Sumsel mencatat total kegiatan preemtif dan preventif mencapai 20.495 giat, meningkat dari 16.895 giat pada 2025. Kegiatan preventif menjadi faktor dominan dengan kenaikan signifikan hingga 40,5 persen.
Di sisi lain, seluruh moda transportasi mencatat peningkatan tajam. Terminal bus menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 56,2 persen, disusul transportasi udara naik 36,8 persen dan kereta api meningkat 21,3 persen.
Sementara itu, jalur penyeberangan tetap menjadi tulang punggung arus mudik dengan total 764.619 penumpang, naik dari 674.833 pada tahun sebelumnya. Jumlah kendaraan yang melintas juga meningkat signifikan, baik pada arus keberangkatan maupun kedatangan.
Di ruas tol, terjadi pergeseran distribusi arus kendaraan. Tol Terpeka mencatat kenaikan tertinggi menjadi 85.505 kendaraan.
Sementara beberapa ruas lain mengalami penurunan yang menunjukkan pola penyebaran arus yang lebih merata.
Dalam penegakan hukum, Polda Sumsel memperkuat pendekatan berbasis teknologi. Penindakan melalui ETLE meningkat drastis, sementara tilang manual turun signifikan.


