Polda Sumsel Perkuat Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling, Warga Diajak Aktif Melapor

“Kami mengharapkan masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Apabila melihat adanya pembakaran lahan atau potensi Karhutla, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat atau melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Tak hanya membahas Karhutla, personel Polsek Lawang Kidul juga menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada jemaah.
Warga diajak memperkuat semangat jaga warga, meningkatkan kegiatan siskamling serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindak pidana 3C, terutama pencurian kendaraan bermotor.
Kepolisian juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan keamanan kendaraan. Penggunaan kunci tambahan dan memarkir kendaraan di lokasi yang aman dinilai dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi risiko pencurian.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan, edukasi mengenai pencegahan Karhutla akan terus dilakukan dengan berbagai pendekatan yang dapat menjangkau masyarakat secara langsung.
“Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui patroli di wilayah rawan, tetapi juga melalui edukasi yang terus diperkuat. Subuh Keliling menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel bersama jajaran Polres Muara Enim berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat.
Keterlibatan warga, mulai dari tidak melakukan pembakaran lahan hingga segera melaporkan potensi kebakaran, menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mencegah Karhutla meluas.
Selain itu, komunikasi yang dibangun melalui Subuh Keliling diharapkan semakin memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(DHO)












