Polda Sumsel Siaga Hadapi Puncak Arus Balik, Siapkan Skema One Way di Sejumlah Ruas
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Polda Sumsel mencatat penguatan signifikan arus balik Lebaran 1447 H pada Senin (23/3/2026), hari keempat Lebaran sekaligus hari kesembilan Operasi Ketupat Musi 2026.
Penurunan drastis volume penumpang penyeberangan hingga sekitar 88 persen menjadi indikator kuat bahwa puncak arus mudik telah berlalu dan pergerakan masyarakat kini mulai didominasi arus balik.
Di sisi lain, Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung (Terpeka) mencatat volume kendaraan tertinggi selama operasi berlangsung dengan 14.179 kendaraan masuk dan 13.029 kendaraan keluar.
Polda Sumsel langsung meningkatkan kesiapsiagaan penuh menghadapi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, termasuk menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas one way.
Data pergerakan penumpang menunjukkan perubahan pola yang signifikan. Jumlah penumpang penyeberangan turun drastis dari lebih dari 119 ribu menjadi hanya sekitar 14 ribu penumpang keberangkatan.
Di moda kereta api, jumlah kedatangan (2.363 penumpang) lebih tinggi dibanding keberangkatan (1.831 penumpang), menandakan arus balik mulai dominan.
Terminal bus dan transportasi udara menunjukkan pergerakan yang relatif seimbang, dengan total mobilitas harian sekitar 47 ribu penumpang yang tetap mendapat pengawalan penuh dari Polda Sumsel.
Data lima ruas tol strategis menunjukkan dinamika arus balik yang semakin jelas.
Tol Terpeka menjadi jalur dengan volume tertinggi. Sementara itu, Tol Kapal Betung dan Tol Betajam mencatat jumlah kendaraan keluar lebih tinggi dibanding masuk, menandakan pergerakan menuju Palembang meningkat.


