Polda Sumsel Siaga Hadapi Puncak Arus Balik, Siapkan Skema One Way di Sejumlah Ruas
Tol Palindra dan Tol Indralaya–Prabumulih masih menunjukkan arus masuk yang lebih dominan, namun dengan tren kenaikan signifikan.
Data ini menjadi dasar pengambilan keputusan dalam manajemen lalu lintas jelang puncak arus balik.
Seluruh Satgas dalam sistem Early Warning System (EWS) meningkatkan intensitas kegiatan.
Satgas Preemtif mencatat 158 kegiatan, sementara Satgas Kamseltibcarlantas mencapai 136 kegiatan—tertinggi dalam beberapa hari terakhir.
Kegiatan preventif, penegakan hukum, serta dukungan operasional juga tetap berjalan konsisten guna menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Polda Sumsel mencatat 14 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 4 korban meninggal dunia, 7 luka berat, dan 17 luka ringan.
Kembalinya korban jiwa setelah sebelumnya nihil menjadi perhatian serius, terutama terkait faktor kelelahan pengemudi pada fase arus balik.
Polda Sumsel langsung meningkatkan edukasi keselamatan serta imbauan kepada pengemudi untuk beristirahat cukup sebelum melanjutkan perjalanan.
Polda Sumsel memastikan kesiapan penuh pelaksanaan skenario one way pada 24 Maret 2026.
Direktur Ditlantas Polda Sumsel bersama Satgas Lantas telah melakukan simulasi dan koordinasi dengan pengelola jalan tol untuk memastikan rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara cepat dan efektif.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho menegaskan seluruh jajaran harus berada dalam kondisi siaga maksimal.
Kapolda menekankan pentingnya antisipasi faktor kelelahan sebagai penyebab utama kecelakaan fatal.


