Polda Sumsel Siapkan 2.865 Personel Ops Lilin Musi 2025
Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital dan lokasi strategis, di antaranya 864 rumah ibadah umat Nasrani, 83 objek wisata, 4 bandara, 21 stasiun kereta api, 2 pelabuhan, serta 14 terminal....
Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital dan lokasi strategis, di antaranya 864 rumah ibadah umat Nasrani, 83 objek wisata, 4 bandara, 21 stasiun kereta api, 2 pelabuhan, serta 14 terminal. Selain itu, Polda Sumsel juga mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat pada periode 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Dalam Rakor Linsek tersebut, kesiapan infrastruktur jalan turut menjadi perhatian utama. Sebanyak 35 titik jalan rusak di jalur nasional, lintas timur, dan lintas tengah telah dipetakan sebagai titik rawan. Sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Banyuasin, Tol Palembang–Betung sepanjang 32 kilometer akan dibuka secara fungsional dengan skema dua jalur.
Selain faktor infrastruktur, potensi bencana alam juga menjadi pembahasan penting. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan menengah hingga tinggi diperkirakan terjadi pada Desember 2025 hingga Februari 2026. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan banjir dan longsor, khususnya di wilayah barat Sumatera Selatan. Oleh karena itu, langkah mitigasi dan koordinasi lintas instansi telah disiapkan.
Dari sisi ketersediaan energi, stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Selatan dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali. Kendala distribusi Dexlite akibat keterlambatan pengiriman dari Jakarta telah ditangani. Sementara itu, pasokan listrik berada dalam kondisi surplus daya, dengan kesiapsiagaan penuh dari PLN untuk menjaga keandalan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.


