Polri Hadirkan Paradigma Baru Operasi Lilin-2025, Jaga Momentum Sosial dan Spiritual Masyarakat
Ketiga, pengamanan mobilitas masyarakat, khususnya pada jalur transportasi darat, laut, dan udara yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan. Dimensi berikutnya meliputi pengendalian keramaian...
Ketiga, pengamanan mobilitas masyarakat, khususnya pada jalur transportasi darat, laut, dan udara yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan.
Dimensi berikutnya meliputi pengendalian keramaian di pusat perbelanjaan, objek wisata, dan lokasi perayaan malam pergantian tahun. Selain itu, Polri juga menjaga stabilitas ekonomi dengan memastikan kelancaran distribusi barang dan keamanan aktivitas perdagangan.
Antisipasi potensi bencana alam menjadi dimensi penting lainnya, mengingat perayaan akhir tahun kerap bertepatan dengan musim hujan. Seluruh upaya tersebut dilengkapi dengan pemeliharaan keamanan publik secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan kolaboratif. Pengamanan dilakukan melalui sinergi dengan kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, TNI, serta para pemangku kepentingan mitra kamtibmas.
Kolaborasi ini bertujuan menciptakan rasa aman yang inklusif dan membangun kepercayaan publik terhadap kehadiran aparat di tengah masyarakat.
Seluruh rangkaian Operasi Lilin-2025 akan berlangsung selama 20 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Polri menekankan langkah-langkah preemtif dan preventif sebagai strategi utama, guna mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini serta meminimalkan risiko yang dapat mengganggu perayaan Natal dan Tahun Baru.
Selain kesiapan sarana dan prasarana, Polri juga menyiapkan serta melatih personel yang terlibat dalam operasi ini. Peningkatan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kualitas pelayanan menjadi fokus utama, agar setiap anggota mampu memberikan rasa aman sekaligus pelayanan yang ramah kepada masyarakat.


