Sabu dan Ganja Sintetis Beredar di Palembang, Polisi Bekuk IRT hingga Pelajar
Petugas menemukan 13 paket sabu dengan berat bruto 12,13 gram serta timbangan digital dan sejumlah plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.
Secara keseluruhan, dari tiga operasi tersebut polisi menyita 96 paket sabu dengan berat bruto sekitar 29,43 gram dan 24 paket ganja sintetis dengan berat bruto 17,15 gram
Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal P Manalu mengatakan ketiga kasus tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkotika di Kota Palembang kini tidak hanya melibatkan satu jenis narkoba.
“Dalam 36 jam kami mengungkap tiga kasus berbeda dengan dua jenis narkotika yang berbeda pula. Ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba sekarang bergerak dengan pola yang semakin beragam,” ujarnya.
Ia juga menyoroti latar belakang para tersangka yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat.
“Ada ibu rumah tangga, buruh, hingga pelajar. Ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa peredaran narkoba bisa menyasar siapa saja,” kata Faisal.
Sementara, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kepolisian akan terus memperketat pengawasan terhadap peredaran narkotika, termasuk jenis narkoba baru seperti ganja sintetis yang mulai muncul di wilayah Sumatera Selatan.
“Tiga pengungkapan dalam 36 jam ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkoba untuk berkembang di wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika yang berada di atas ketiga tersangka.


