Safari Ramadan di Banyuasin, Herman Deru Soroti Infrastruktur hingga ODOL
BANYUASIN, SRIWIJAYATERKINI.CO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr H Herman Deru, menghadiri Pengajian Ramadan 1447 H bersama Bupati Banyuasin Askolani dan jajaran Forkopimda di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Minggu (1/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Bupati Banyuasin Askolani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah menyempatkan hadir bersilaturahmi ke Kabupaten Banyuasin. Ia bersyukur Banyuasin tetap dalam kondisi kondusif meskipun masyarakatnya majemuk.
“Walaupun masyarakat majemuk, tetapi tetap guyub. Kita tetap bersatu bersama-sama,” ujarnya.
Askolani menyampaikan sektor pertanian di Banyuasin menunjukkan peningkatan produksi yang signifikan. Bahkan, daerah yang dipimpinnya berhasil meraih predikat produktivitas pangan tertinggi secara nasional.
Meski demikian, ia mengakui sebagai kabupaten terluas dengan jumlah penduduk terbesar, Banyuasin menghadapi sejumlah persoalan, terutama di bidang infrastruktur.
“Persoalan Banyuasin tidak hanya pada infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga air bersih PDAM, termasuk jalan negara. Kami sudah sampaikan kepada masyarakat, keterbatasan ini membuat kami banyak meminta bantuan kepada Bapak Gubernur Herman Deru,” katanya.
Ia menambahkan, kemacetan juga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi. Untuk mengurai persoalan tersebut, Pemkab Banyuasin mengapresiasi solusi pembangunan jalan tol dari Keramasan hingga Suak Tape.
Askolani pun menyampaikan apresiasi atas dukungan pembangunan yang telah diberikan Pemerintah Provinsi Sumsel.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Herman Deru. Terutama pada 2025, banyak jembatan dan jalan yang sudah dibantu oleh beliau,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru mengatakan Safari Ramadhan memiliki nilai tambah yang tidak didapatkan saat berbuka puasa di rumah.
“Safari Ramadhan ini memiliki nilai tambahan, yaitu silaturahmi yang tidak didapat seperti berbuka puasa di rumah,” ujarnya.


