Safari Ramadan di Prabumulih, Gubernur Herman Deru Dorong Penguatan Layanan Publik dan Kebersihan Lingkungan
Lebih lanjut, Herman Deru menekankan pentingnya daerah mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Jika selama ini Prabumulih dikenal sebagai kota minyak, ke depan diharapkan kota tersebut juga mampu menonjolkan program yang sejalan dengan gerakan nasional menuju Indonesia yang bersih, asri, dan indah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting untuk menciptakan kota yang sehat dan nyaman,” katanya.
Menjelang berakhirnya bulan Ramadan serta situasi global yang sedang memanas akibat konflik antarnegara, Herman Deru juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi borong atau panic buying terhadap kebutuhan pokok.
Menurutnya, perilaku tersebut justru dapat menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas harga serta pengendalian inflasi.
“Biasanya membeli cabai setengah kilogram, jangan karena khawatir lalu membeli sampai puluhan kilogram. Pemerintah memiliki strategi untuk menjaga ketersediaan bahan pokok,” ujarnya.
Ia juga meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus memantau perkembangan harga di lapangan guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih Arlan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Sumatera Selatan bersama rombongan dalam kegiatan Safari Ramadan di Kota Prabumulih.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Prabumulih, kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Gubernur. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” katanya.


