Satgas Operasi Damai Cartenz Kedepankan Pendekatan Humanis Jaga Stabilitas Keamanan Papua Pegunungan
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli humanis menjadi elemen penting dalam upaya menjaga keamanan yang berkelanjutan di...
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli humanis menjadi elemen penting dalam upaya menjaga keamanan yang berkelanjutan di Papua.
Menurutnya, stabilitas keamanan tidak hanya dapat dicapai melalui pengamanan bersenjata, tetapi juga melalui kepercayaan yang tumbuh antara aparat dan masyarakat.
“Keamanan tidak hanya dibangun melalui kehadiran personel bersenjata, tetapi juga melalui kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. Patroli humanis seperti ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta memastikan masyarakat merasa aman dan dilindungi,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran aparat secara humanis di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melayani dan melindungi seluruh warga Papua tanpa terkecuali.
Dengan pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan, diharapkan masyarakat dapat lebih terbuka dan aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan terus menjadi prioritas Satgas di setiap wilayah penugasan.
Menurutnya, patroli humanis bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif.
“Melalui patroli humanis, personel tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga dan memastikan kehadiran Satgas memberikan rasa aman dan manfaat,” tutur Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan patroli humanis juga menjadi langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan. Dengan mengedepankan kebersamaan dan saling pengertian, potensi konflik dapat diminimalkan sejak awal.


