Sekda Sumsel Apresiasi Tradisi Midang Morge Siwe Kayuagung
Sebagai informasi, Midang Morge Siwe merupakan tradisi arak-arakan budaya khas masyarakat Kayuagung.
“Midang” berarti berjalan kaki atau berarak-arakan menggunakan pakaian adat, sedangkan “Morge Siwe” merujuk pada sembilan marga atau dusun asli pembentuk wilayah Kayuagung, yakni Kayuagung Asli, Perigi, Kutaraya, Kedaton, Jua-Jua, Sidakersa, Mangunjaya, Paku, dan Sukadana.
Dalam pelaksanaannya, tradisi ini menampilkan pemuda-pemudi yang mengenakan busana adat perkawinan (Mabang Handak) dan berjalan mengelilingi kota, khususnya di sepanjang Sungai Komering, dengan iringan musik tradisional tanjidor.
Tradisi ini biasanya digelar pada hari ketiga dan keempat Idul Fitri atau dikenal sebagai Midang Bebuke.(YL)


