Sekjen Kemenag Pastikan Guru Madrasah Swasta Tetap Diperjuangkan Jadi PPPK
Namun demikian, hingga saat ini masih terdapat 497.893 guru yang belum mengikuti program sertifikasi. Rinciannya, terdiri atas 423.398 guru madrasah, 24.057 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), 11.501 guru PDF dan Muadalah, 29.291 guru binaan Ditjen Bimas Kristen, 8.791 guru binaan Ditjen Bimas Katolik, 310 guru binaan Ditjen Bimas Buddha, 375 guru binaan Ditjen Bimas Hindu, serta 170 guru binaan Pusat Pendidikan dan Bimbingan Khonghucu.
“Kami juga akan terus berikhtiar agar mereka bisa disertifikasi,” tegas Kamaruddin Amin.
Ia menambahkan, Kementerian Agama terus mengupayakan berbagai kebijakan lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia secara umum. Dalam konteks tersebut, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan nasional.
“Kita juga terus mengupayakan berbagai kebijakan lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia secara umum, dan tentu kualitas guru sebagai salah satu ekosistem terpenting dalam ekosistem pendidikan ini,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PGMNI Heri Purnama mengaku memahami langkah-langkah yang sedang diperjuangkan Kementerian Agama. Ia berharap upaya yang dilakukan Sekjen Kemenag dapat membuahkan hasil nyata bagi guru madrasah dan seluruh guru binaan Kementerian Agama.
“Mohon doa semuanya dan keberkahan dari Allah datang buat kita semua, seluruh guru madrasah di Indonesia sejahtera, di bawah komando Kementerian Agama dan Sekjen Kementerian Agama. Mudah-mudahan pertemuan kami hari ini berkah dan bisa memahami teman-teman semua,” pungkasnya.


